Pencari Karir Pencari Kandidat

Tips Menciptakan Suasana Kelas yang Kondusif dan Menyenangkan

29 Juni 2021 09:06 25314 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 82 KALI DIBAGIKAN

Suasana belajar yang tenang dan kondusif adalah faktor yang menunjang fokus belajar siswa dan efektifitas mengajar guru. Dalam menciptakan suasana tersebut, dibutuhkan peran guru dalam memahami kondisi sosial anak.

 

Kegiatan pembelajaran jarak jauh menjadi tantangan besar untuk mengatur suasana belajar yang tenang dan nyaman.

 

Pasalnya mengontrol siswa secara langsung saja bisa dibilang sulit, apalagi harus dibatasi jarak dan hanya bisa memberikan arahan melalui layar. Dalam situasi ini, guru harus bisa menjaga stabilitas emosi, sabar dan menunjukkan minat yang tulus dalam mengajar.

 

Seorang guru perlu membekali diri dengan strategi pengelolaan kelas yang tepat untuk menciptakan suasana belajar yang tenang, kondusif dan menyenangkan.

 

Selain itu, penting juga untuk membangun kedekatan dengan murid agar kelas menjadi lebih aktif dan partisipatif.

 

Suasana kelas yang kondusif akan membantu siswa dan mempermudah Anda sebagai guru untuk menangkap pelajaran dan menyampaikan materi pelajaran.

 

Untuk membantu Anda menciptakan suasana belajar yang kondusif, berikut tips yang bisa diterapkan.

 

Cari lowongan kerja di wilayah Kalimantan Selatan? Temukan selengkapnya di sini.

 

 

1. Menyampaikan aturan dengan tegas namun penuh empati

Saat suasana kelas sedang tidak kondusif, guru harus mampu meredam suasana menjadi lebih tenang, namun tantangannya guru harus menghindari bentakan atau meninggikan suara.

 

Guru yang mampu berkomunikasi dengan tenang dan emosi yang stabil di kelas, akan mempengaruhi cara siswa dalam menerima pesan yang disampaikan.

 

Namun perlu diingat untuk tetap bersikap tegas, agar siswa mengerti batasan dan menghormati Anda sebagai guru. Siswa cenderung memperlakukan guru berdasarkan perlakuan guru terhadapnya.

 

Perlakukan mereka dengan empati, dengan begitu siswa akan bersikap serupa.

 

2. Bangun komunikasi yang baik dengan siswa dan orangtua

Anak cenderung akan meniru perilaku orang yang lebih tua. Ketika di sekolah, mereka akan mengamati orang yang lebih dewasa untuk diikuti.

 

Supaya perilaku Anda bisa menjadi teladan yang baik bagi mereka, bangunlah hubungan yang hangat dengan para siswa.

 

 

Buat interaksi yang positif dan menyenangkan, bukan hanya dengan siswa tetapi juga orangtua mereka. Dalam skema pembelajaran online saat ini, kerjasama antara guru, murid dan orang tua dalam berkomunikasi sangat mempengaruhi proses belajar mengajar.

 

Misal saat kelas dimulai pukul 7 pagi, namun siswa belum bersiap di room online, peran orangtua dibutuhkan untuk mengingatkan dan mempersiapkan anak sarapan sebelum kelas dimulai agar energinya terpenuhi. Hal ini bisa dikomunikasikan dengan orangtua agar mereka dapat mendukung kegiatan anaknya selama pelajaran berlangsung.

 

3. Libatkan siswa dalam membuat aturan

Generasi muda saat ini sudah sangat kritis dengan hal-hal yang mereka anggap tidak adil, termasuk tentang peraturan di kelas. Libatkan siswa dalam diskusi untuk membahas dan menetapkan peraturan yang dibutuhkan di kelas.

 

Ketika anak-anak ikut dalam diskusi membuat peraturan, mereka akan merasa terlibat dan menganggap peraturan itu harus dipatuhi karena dibuat atas kesepakatan bersama.

 

Cari lowongan kerja di wilayah Kalimantan Timur? Temukan selengkapnya di sini.

 

4. Amati dan pahami perilaku setiap siswa

Setiap individu memiliki sifat yang berbeda beda. Seorang guru yang ingin atau memperbaiki perilaku siswa, harus memahami lebih dahulu apa latar belakang yang mempengaruhi siswa berperilaku dan menunjukkan sikap demikian.

 

Berikan pendekatan yang sesuai dengan kondisi siswa saat ini. Misalnya, siswa yang setiap hari terlihat tidak bersemangat mengikuti kelas, bisa Anda ajak berbincang untuk mencari tahu akar masalahnya.

 

Rangkul dia menemukan solusi dan menemukan motivasi untuk semangat mengikuti pelajaran di hari berikutnya. Dengan memberikan pendekatan seperti itu, bukan hanya bermanfaat untuk siswa tapi juga untuk diri Anda sendiri, agar lebih mudah membangun suasana kelas yang kondusif.

 

5. Berikan dukungan siswa dalam belajar

Setiap siswa masing masing punya waktu berbeda untuk berkembang dan menangkap pelajaran. Ada siswa yang cepat paham, namun tidak sedikit juga yang sulit dan membutuhkan waktu lama untuk mempelajari sesuatu.

 

Saat siswa berhasil menguasai materi atau mendapat nilai memuaskan, berikan apresiasi, bisa dalam bentuk pujian, hadiah juga pesan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pencapaiannya.

 

 

Untuk siswa yang belum berhasil, jangan diperlakukan berbeda, beri mereka semangat untuk memperbaiki nilai dan mencapai target yang dibutuhkan.

 

Ajak siswa lain untuk ikut membantu, karena sesama teman biasanya akan lebih mudah berkomunikasi.

 

Perhatian dan apresiasi yang Anda berikan menjadi salah satu faktor untuk menciptakan suasana kelas yang tenang dan kondusif. Sebab siswa merasa dihargai atas segala pencapaiannya baik besar maupun kecil.

 

Cari lowongan kerja di wilayah Gorontalo? Temukan selengkapnya di sini.

 

Itu tadi 5 tips menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menyenangkan untuk Anda yang berprofesi sebagai guru. Dapatkan lebih banyak informasi dan tips seputar dunia pendidikan di TopKarir. Mari bergabung di Guruku Pelitaku untuk mendapatkan beragam fitur untuk menunjang profesi Anda sebagai pengajar.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Tips Menghadiri Panggilan Interview untuk Pertama Kali

Tips Menghadiri Panggilan Interview untuk Pertama Kali

Setelah mengirim lamaran ke sana sini, kabar baik akhirnya datang, lolos tahap seleksi berkas dan lanjut ke tahap interview. Bisa lolos ke tahap interview bukanlah hal yang mudah, selain harus bisa “menjual diri” di CV, kamu juga harus bersaing dengan banyak kandidat pencari kerja lain. Karena itu, tahap interview harus dilakukan dengan penuh persiapan.   Perasaan deg-degan pasti datang, terlebih buat kamu yang belum pernah melakukan interview kerja sebelumnya. Tapi jangan sampai rasa grogi malah membuat interview-mu berjalan kurang maksimal. Buat kamu yang baru pertama kali melamar kerja, ada tips-tips yang penting untuk kamu terapkan sebelum hari H interview, berikut ulasannya.   Lakukan riset dan pelajari lebih dalam tentang perusahaan Sebelum mendatangi interview, kamu perlu meluangkan waktu untuk meneliti budaya perusahaan dengan mencari tau melalui berbagai sumber seperti web, media sosial, atau orang yang kamu kenal pernah / sedang bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini penting supaya kamu tau visi misi dan bisa menyesuaikan kebutuhan perusahaan dengan skill yang kamu punya.   Kamu juga perlu mempelajari detail pekerjaan dan tugas posisi yang kamu lamar, sehingga kamu jadi lebih menguasai dan percaya diri saat menjawab berbagai pertanyaan.    Kenali diri kamu lebih dalam Nggak cuma mempelajari perusahaan aja nih, kamu juga harus mengenal diri kamu lebih dalam lagi. Setelah tau tugas dan detail pekerjaan untuk posisi yang kamu lamar, tanyakan lagi pada diri kamu, apa jobdesk-nya sesuai dengan keahlianmu? Apa visi dan misi perusahaan sejalan dengan tujuan kamu? Semua harus diperhitungkan dengan baik.   Datang 30 menit lebih awal On-time memang baik, tapi saat tahap wawancara buang dulu pemikiran itu dan datang lebih awal dari jadwal yang diberikan. Persiapkan segala sesuatunya dari jauh hari mulai dari berkas kelengkapan, syarat, alat tulis sampai pakaian. Hal ini bertujuan agar saat hari H tiba, kamu nggak tergesa-gesa menyiapkan semuanya, yang memungkinkan kamu melupakan satu atau dua data wajib yang harus dibawa.   Datang lebih awal juga untuk mengantisipasi segala hal yang mungkin terjadi di jalan, seperti ban bocor, hujan, razia, tertinggal angkutan umum, dll. Jadi lebih baik menunggu di tempat interview, dibanding harus terlambat dan langsung mendapat penilaian yang kurang baik.  Attitude jadi poin penting Dibanding mengkhawatirkan kurangnya pengalaman profesional yang kamu miliki. Lebih baik fokus menunjukkan attitude yang baik, karena hal ini seringkali lebih diutamakan perusahaan. Penting untuk begitupun meninggalkan kesan yang baik di mata HRD, jadikan diri kamu lebih bernilai dengan menjunjung tinggi sikap positif dan kesopanan.   Perusahaan tidak hanya membutuhkan pekerja yang berkompetensi tapi juga memiliki attitude yang baik, antusiasme yang tinggi untuk belajar dan berkembang di perusahaan. Kamu bisa menceritakan semangat dan motivasi besarmu untuk bersama membawa perusahaan ke arah yang lebih baik, berkontribusi mencapai visi perusahaan atau ketertarikanmu pada produk dan perusahaan.   Nggak kalah penting, penampilan Saltum atau salah kostum bisa berakibat fatal saat sesi wawancara. Karena itu penting di awal untuk mempelajari budaya perusahaan atau perhatikan ketentuan berpakaian pada surat undangan interview. Karena beberapa perusahaan mengharuskan pelamar untuk memakai pakaian formal. Sebagian juga memperbolehkan pelamar untuk memakai pakaian kasual, seperti kebanyakan perusahaan startup atau posisi kerja di bidang kreatif.   Itu tadi lima tips menghadiri interview kerja untuk pertama kali. Sebagai tambahan, hindari rasa gugup dan cobalah berlatih terlebih dahulu agar lebih nyaman dan interview bisa berjalan lancar. Yuk baca tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store ya!  
Komentar