Pencari Karir Pencari Kandidat

BUMN Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

25 Juli 2022 14:07 1788 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Sebagai salah satu warga negara Indonesia pastinya kamu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya BUMN, BUMN adalah badan usaha yang dimiliki oleh negara, ada beberapa perusahaan besar Indonesia yang merupakan BUMN mungkin diantaranya kamu juga sudah mengenal beberapa perusahaan tersebut.

 

BUMN Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Pada undang-undang nomor 19 tahun 2003 badan usaha milik negara atau disingkat BUMN merupakan sebuah badan usaha yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara. Adapun bagi kamu yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai Apa itu BUMN kamu bisa menyimak pembahasan di bawah.

 

Pengertian BUMN 

BUMN adalah singkatan dari badan usaha milik negara singkatnya bumn adalah suatu perusahaan yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara baik itu asetnya ataupun kepemilikannya, Adapun untuk negara yang dimaksud ini adalah negara kesatuan republik Indonesia oleh karena itu  bentuk bumn adalah nirlaba, Adapun untuk pengertian BUMN secara resmi bisa kamu lihat pada undang-undang nomor 19 tahun 2003 dalam pasal 1 menyebutkan bahwa BUMN merupakan badan usaha yang sebagian modalnya atau seluruhnya adalah milik negara. status pegawai bumn adalah sebagai karyawan swasta yang terkait dengan kontrak hal ini seperti yang telah diatur pada undang-undang nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN oleh karena itu pegawai BUMN tidak masuk pada kategori aparatur sipil negara atau ASN dan juga bukan pegawai negeri sipil atau PNS.

 

Untuk fungsi BUMN sendiri sama seperti badan usaha yang lainnya yaitu terdapat beberapa fungsi yang perlu diketahui, untuk tujuan utama dari fungsi tersebut yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kehadiran BUMN di Indonesia ini sangat berpengaruh terhadap kondisi masyarakatnya oleh karena itulah maka tidak heran jika BUMN ini memiliki banyak sekali perusahaan di berbagai sektor industri.

 

Tujuan BUMN

Tujuan dari bumn adalah menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat Indonesia, BUMN ini hadir dalam rangka mewujudkan peran pemerintah sebagai salah satu pelaku ekonomi guna memenuhi semua kebutuhan masyarakat umum. Adapun untuk tujuan BUMN lebih lengkapnya dijelaskan dalam undang-undang nomor 19 Tahun 2003 tepatnya pada pasal 2 Adapun untuk isi nya adalah sebagai berikut:

 

  1. Memberi sumbangan untuk perkembangan perekonomian Indonesia secara umum dan penerimaan negara secara khusus;
  2. Mengejar keuntungan;
  3. Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyedia barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak;
  4. Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum bisa dilaksanakan oleh sektor swasta dan juga koperasi;
  5. Turut aktif dalam memberikan bimbingan dan juga bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat.

Dari poin-poin diatas maka dapat disimpulkan bahwa tujuan dari BUMN adalah untuk menjadi salah satu pelaku pada kegiatan perekonomian nasional yang menggunakan dasar demokrasi ekonomi, badan usaha milik negara ini memiliki peran yang sangat penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat umum hal ini seperti yang telah dijelaskan pada undang-undang tahun 1945.

 

Contoh BUMN

BUMN saat ini terbagi pada 14 sektor guna untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat umum Adapun untuk beberapa contoh BUMN adalah sebagai berikut :

 

Sektor Industri Pengolahan

  • PT. Balai Pustaka
  • PT. Bio Farma
  • PT. Batan Teknologi
  • PT. Garam
  • PT. Industri Kapal Indonesia
  • PT. Industri Kereta Api
  • PT. Industri Telekomunikasi Indonesia
  • Perum Percetakan Uang RI
  • PT. Krakatau Steel
  • PT. Dirgantara Indonesia
  • PT. Semen Indonesia Tbk.
  • PT. Semen Kupang

BUMN Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi

  • PT. Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
  • PT. Bank Negara Indonesia Tbk.
  • PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk.
  • PT. Bank Tabungan Negara Tbk.
  • PT. Bank Mandiri Tbk.
  • PT. Pegadaian
  • PT. Permodalan Nasional Madani
  • PT. Asuran Jiwasraya
  • PT. Taspen
  • PT. Perusahaan Pengelolaan Aset

BUMN Sektor Konstruksi

  • PT. Adhi Karya Tbk.
  • PT. Amarta Karya
  • PT. Hutama Karya
  • Perum Pembangunan Perumahan Nasional
  • PT. Waskita Karya Tbk.
  • PT. Pembangunan Perumahan Tbk.

Sektor Akomodasi dan Penyediaan Makanan dan Minuman

  • PT. Hotel Indonesia Natour

Sektor Informasi dan Telekomunikasi

  • Perum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara
  • Perum Produksi Film Negara
  • PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Sektor Jasa Profesional, Ilmiah, dan Teknis

  • PT. Bina Karya
  • PT. Energy Management Indonesia
  • PT. Sucofindo
  • PT. Surveyor Indonesia
  • PT. Yodya Karya
  • PT. Survai Udara Penas

Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, dan Daur Ulang

  • Perum Jasa Tirta I
  • Perum Jasa Tirta II

Sektor Pengadaan Listrik

  • PT. Geo Dipa Energi
  • PT. Perusahaan Listrik Negara

Sektor Perdagangan Besar dan Eceran

  • Perum Bulog
  • PT. Sarinah

Pertambangan dan Penggalian

  • PT. Indonesia Asahan Aluminium

Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan

  • Perum Kehutanan Negara
  • Perum Perikanan Indonesia
  • PT. Pertani 
  • PT. Rajawali Nusantara Indonesia
  • PT. Indonesia Tourism Development Corporation

Sektor Transportasi dan Pergudangan

  • PT. Angkasa Pura I
  • PT. Angkasa Pura II
  • Perum DAMRI
  • PT. Garuda Indonesia Tbk.
  • PT. Jasa Marga Tbk.
  • PT. Pos Indonesia

Sektor Patungan atau Minoritas

  • PT. Indosat Tbk.
  • PT. Surabaya Industrial Estate Rungkut
  • PT. Atmindo
  • PT. Bank Bukopin Tbk.

Mungkin hanya itu saja pembahasan kali ini mengenai pengertian, tujuan, dan contoh badan usaha milik negara atau BUMN, Jadi dapat disimpulkan bahwa BUMN adalah bagian dari sektor perekonomian yang sangat penting bagi masyarakat, semoga bisa bermanfaat bagi kamuyang belum mengetahui apa itu BUMN.


Bagi kamu yang ingin mengetahui informasi mengenai lowongan kerja dan juga informasi lainnya mengenai BUMN kamu bisa mengunjungi langsung TopKarir untuk mendapatkan informasi terupdate lainnya.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Sedikit Beda dan Unik, Kenali Treatment Khusus untuk Karyawan Milenial

Sedikit Beda dan Unik, Kenali Treatment Khusus untuk Karyawan Milenial

Secara sederhana Badan Pusat Statistik (BPS) mendefinisikan milenial sebagai kelompok generasi dalam rentang usia 20-34 tahun. Pada tahun 2019 saja jumlah generasi milenial diperkirakan mencapai 23,77 persen dari total 267 juta jiwa penduduk Indonesia. Survei IDN Research Institute bekerjasama dengan Alvara Research Center di 12 kota besar di Indonesia menunjukkan generasi milenial Indonesia yang sudah melek internet terhitung 94,4%, bahkan sebagian besar kehidupannya sudah tergantung dengan internet.   Tumbuh dan berkembang di tengah arus teknologi digital, generasi milenial memiliki kebiasaan pola pikir dan gaya hidup yang berbeda dibanding generasi-generasi sebelumnya, mereka menyukai kebebasan, sesuatu yang instan, akrab dengan internet dan gadget. Dalam bursa tenaga kerja, kelompok milenial sudah mendominasi jumlah angkatan kerja di Indonesia. Namun karakteristik yang terkesan unik dan beda membuat perusahaan perlu menyesuaikan diri dalam mempekerjakan karyawan milenial.   Menurut Novi Triputra, Direktur Sumber Daya Manusia PT. Deloitte Konsultan Indonesia, milenial dikenal sebagai generasi dengan angka turnover (pergantian pegawai) yang cukup tinggi yakni 10%, angka ini juga dialami perusahaan startup sebagai perusahaan yang banyak diminati kaum milenial. Fleksibilitas yang diinginkan generasi milenial, membuat perusahaan harus pintar-pintar beradaptasi agar semakin akrab dengan generasi ini. Selain penuh tantangan, generasi milenial punya potensi besar dalam memajukan perekonomian. Lalu bagaimana cara memperlakukan karyawan dari generasi milenial untuk bisa bekerja sama mencapai tujuan perusahaan Anda? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.   Leader lebih disukai milenial dibanding bos Milenial dikenal sebagai generasi yang tidak suka diatur dan idealis. Mereka berani menolak dan berargumen untuk hal-hal yang dianggap tidak sesuai menurut sudut pandangnya. Sosok bos yang otoriter bukan jenis pemimpin yang disukai milenial. Melainkan sosok leader yang mampu menjadi pembimbing dan mentor akan membuat milenial semakin betah bekerja. Jadi hadirkan sosok leader yang mampu memimpin sekaligus memberikan pembelajaran dibanding hanya memerintah.   Suguhkan fleksibilitas Penelitian yang dilakukan Bentley University menunjukkan kalau 77% generasi milenial merasa lebih produktif bekerja jika diberikan jam kerja yang fleksibel. Karena itu untuk mempertahankan karyawan milenial, Anda harus memberikan keleluasaan kerja, seperti jam kerja yang lebih fleksibel karena milenial cenderung alergi dengan sistem kerja konvensional 9 - 5.   Bangun lingkungan kerja yang nyaman dan menyenangkan Lingkungan kerja yang santai dan nyaman akan menambah semangat dan menyegarkan proses berpikir milenial. Fasilitas yang memadai juga membuat milenial semakin produktif dan betah di tempat kerja. Generasi milenial umumnya punya semangat tinggi dan lebih aktif, Anda bisa membuat beberapa acara dengan mengambil sebagian waktu tanpa mengusik produktivitas mereka. Membuat game internal bisa jadi ide seru untuk mengembalikan energi dan memupuk kekompakan antar karyawan di perusahaan Anda.   Milenial membutuhkan variasi pekerjaan Hindari memberikan karyawan milenial pekerjaan yang monoton dan rutin, sebab mereka lebih menyukai pekerjaan yang bervariasi. Sifatnya yang mudah bosan, bisa Anda sikapi sebagai hal yang positif karena mereka jadi lebih terbuka pada tantangan. Memberikan banyak pengalaman kerja jadi salah satu alasan milenial untuk tetap bertahan di perusahaan Anda.   Adakan forum diskusi rutin Jika Anda mempekerjakan milenial, sebaiknya perusahaan lebih sering membuka forum diskusi untuk menampung pemikiran kritis yang dimiliki milenial. Keterbukaan milenial terhadap beragam informasi lewat perangkat digital, menjadikan mereka punya wawasan yang lebih luas dan cara pandang yang beragam. Hal ini menguntungkan perusahaan anda untuk menghasilkan ide-ide segar demi mendorong kemajuan perusahaan.   Itulah 5 treatment khusus untuk karyawan milenial di perusahaan Anda. Milenial adalah aset berharga untuk memajukan bangsa, potensi besar yang mereka punya harus terus dikembangakan sebagai salah satu tanggung jawab perusahaan.   Temukan kandidat muda terbaik untuk bergabung di perusahaan Anda bersama TopKarir, hubungi kami di sini. Tips-tips karir lainnya seputar HR bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.
Komentar