Pencari Karir Pencari Kandidat

Mengenal Jenis Kompensasi untuk Karyawan

08 Juni 2021 10:06 2688 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 1 KALI DIBAGIKAN

Kompensasi dalam dunia bisnis diartikan sebagai imbalan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan akan kinerja yang sudah ia lakukan. Kompensasi juga menjadi salah satu pertimbangan seorang karyawan sebelum memutuskan bekerja di sebuah perusahaan.

 

Pemberian kompensasi merupakan hal penting untuk dikelola demi meningkatkan loyalitas dan motivasi kerja karyawan. Dengan begitu, produktivitas perusahaan akan meningkat yang juga mempengaruhi keuntungan perusahaan.

 

Sejatinya pemberian kompensasi tidak hanya bermanfaat bagi karyawan. Dengan pengelolaan yang baik, kompensasi juga akan berdampak positif bagi perusahaan.

 

Kompensasi dapat membantu perusahaan menghemat anggaran terutama dalam hal biaya perekrutan, sebab Anda bisa mempertahankan karyawan untuk jangka waktu lebih lama.

 

Kompensasi yang tepat dan bersifat transparan berpengaruh terhadap peningkatan performa dan loyalitas karyawan. Karena salah satu alasan terbesar karyawan meninggalkan perusahaan Anda adalah karena ketidaksesuaian kompensasi yang diberikan. Karena itu, ada baiknya Anda mengenal jenis-jenis kompensasi yang umum diberikan kepada karyawan.

 

Gaji atau Upah

Sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk memberikan kompensasi berupa gaji atau upah kepada karyawannya. Kinerja karyawan dibayar langsung secara berkala dalam bentuk uang. Perlu diingat bahwa gaji dan upah memiliki pengertian yang berbeda.

 

Gaji didefinisiskan sebagai imbalan kerja yang dibayarkan dalam periode atau jangka waktu tertentu kepada pekerja tetap. Sedangkan upah adalah bentuk kompensasi kerja yang dibayarkan untuk pekerjaan yang tidak terpaut pada periode tertentu.

 

Insentif

Insentif adalah tambahan imbalan khusus yang diberikan diluar gaji atau upah. Insentif biasanya diberikan bersamaan dengan gaji atau upah sebagai bentuk penghargaan atas kinerja karyawan.

 

Program insentif umumnya diberikan dengan melihat performa penjualan, keuntungan, atau upaya kontribusi extra yang dilakukan oleh karyawan.

 

Atas hasil kerja keras dan prestasi yang dibuat oleh karyawan, perusahaan bisa memberikan penghargaan dalam bermacam bentuk, seperti uang, barang, paket liburan dan lainnya.

 

Bagi perusahaan pemberian insentif berguna untuk menjaga loyalitas pekerja berkualitas, serta meningkatkan produktivitas perusahaan. Sedangkan bagi karyawan, insentif bermanfaat untuk meningkatkan standar hidup dengan adanya pendapatan tambahan serta membangun motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

 

Fasilitas

Fasilitas juga termasuk kompensasi yang diterima pekerja untuk mendukung kinerjanya. Fasilitas diberikan oleh perusahaan agar karyawan bisa melakukan pekerjaanya dengan lancar dan nyaman.

 

Fasilitas dapat berupa lingkungan kerja yang nyaman, kendaraan untuk mobilitas kerja, perangkat digital atau komputer, sampai pelatihan kerja untuk meningkatkan kompetensi.

 

Tunjangan

Bentuk kompensasi lainnya yang diberikan kepada karyawan adalah tunjangan. Tunjangan ini biasanya meliputi asuransi kesehatan, asuransi ketenagakerjaan, tunjangan hari tua, program pensiun sampai tunjangan hari besar.

 

Jika insentif hanya diberikan perusahaan ketika ada keuntungan ekstra atau peningkatan performa, lain lagi dengan tunjangan yang diberikan dengan jaminan pasti sama seperti upah atau gaji dan biasanya sudah tertulis sebelumnya di dalam kontrak kerja.

 

Temukan kandidat berkualitas untuk menjadi bagian dari perusahaan Anda di TopKarir. Informasi lebih lanjut hubungi kami di ayunda.pratami@topkarir.com. Tips-tips karir seputar HR lainnya bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
6 Pertanyaan Interview untuk Menemukan Karyawan Terbaik

6 Pertanyaan Interview untuk Menemukan Karyawan Terbaik

Proses rekrutmen merupakan tahap yang krusial untuk perusahaan dan jobseeker. Umumnya proses ini meliputi seleksi berkas atau data, tes kemampuan atau ujian, dan berakhir dengan interview. Tahap interview menjadi penentu apakah seorang kandidat layak diterima untuk bergabung di perusahaan, sebab Anda akan mengidentifikasi kandidat secara langsung dan jelas. Untuk melakukan interview, sebagai HRD Anda tentu harus mempersiapkan sederet pertanyaan untuk menilai kesesuaian kandidat dengan perusahaan. Untuk menemukan yang terbaik dari yang terbaik, ada baiknya Anda memasukkan 6 pertanyaan interview berikut ini ke dalam list.   Apa pencapaian terbaik yang pernah Anda raih? Pertanyaan ini punya tujuan untuk menilai seberapa jauh kandidat mengenal proses dalam kehidupannya dan hal apa yang ia anggap punya pengaruh besar sampai sekarang. Calon karyawan akan menjelaskan apa yang ia anggap sebagai pencapaian, dari situ Anda bisa mendapat gambaran apa yang menjadi fokus dan tujuan dari calon karyawan.   Coba deskripsikan lingkungan kerja yang Anda inginkan! Calon karyawan akan memberikan gambaran tentang lingkungan kerja yang bisa mendukung kinerjanya. Pertanyaan ini bertujuan untuk menilai kesesuaian calon karyawan dengan lingkungan kerja di perusahaan Anda. Karyawan memiliki persepsi terkait lingkungan kerja yang mereka miliki, Robbins (2006:36) menyatakan karyawan menaruh perhatian besar terhadap lingkungan tempat mereka bekerja, baik dari segi kenyamanan maupun kemudahan mengerjakan pekerjaan dengan baik. Kenyamanan karyawan di lingkungan kerja akan berdampak pada produktivitas dan performa kerja yang lebih optimal.   Bagaimana model interaksi yang diharapkan dengan atasan Anda? Melalui pertanyaan ini Anda bisa mengidentifikasi, apakah calon karyawan merupakan tipe orang yang punya inisiatif dan independen dalam melakukan pekerjaan atau memerlukan arahan dari atasan sebelum menjalankan tugas. Jika posisi yang dituju calon karyawan termasuk jenis pelayanan contohnya customer service dimana memerlukan inisiatif untuk membantu masalah pelanggan, tipe orang yang perlu arahan detail tentu tidak sesuai. Hal tersebut menjadi alasan kenapa pertanyaan ini penting diajukan.   Bagaimana Anda mencari jalan keluar ketika menghadapi masalah? Jawaban dari pertanyaan ini akan memberikan Anda gambaran bagaimana strategi dan cara penyelesaian masalah yang dilakukan calon karyawan. Selain itu Anda akan mengetahui hal apa yang dianggap sebagai hambatan dalam mencapai tujuannya. Kesiapan karyawan menghadapi segala kemungkinan buruk yang datang selama proses kerja juga bisa dinilai lewat pertanyaan ini.   Apa motivasi Anda melamar di perusahaan dan posisi ini? Sebagai HR Anda bisa mendapat alasan dan tujuan calon karyawan melamar di perusahaan Anda. Jawaban yang diberikan bisa menjadi penilaian apakah calon karyawan tersebut cocok dengan benefit, lingkungan kerja atau posisi yang ditawarkan.   Jika diterima, kontribusi apa yang bisa Anda berikan untuk perusahaan? Tanyakan terlebih dulu sejauh mana calon karyawan mengenal perusahaan dan produk, setidaknya pengetahuan perusahaan secara umum. Berikan pertanyaan seputar posisi pekerjaan yang ia lamar, dari jawabannya Anda bisa melanjutkan pertanyaan tentang bagaimana cara ia memaksimalkan diri ketika bekerja di posisi tersebut, kontribusi apa yang akan ia berikan pada perusahaan.   Itu tadi 6 pertanyaan penting untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas. Temukan kandidat muda terbaik untuk bergabung di perusahaan Anda bersama TopKarir, hubungi kami di sini. Tips-tips karir lainnya seputar HR bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.
Komentar